Minggu, 09 Januari 2011

DENIAL OF SERVICE ATTACK

Pengertian
  1. Sebuah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server atau router atau mesin atau jaringan internet dengan menghabiskan sumber (resource atau source) yang dimiliki oleh komputer tersebut, sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan funginya seperti biasa atau dengan normal, sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh layanan dari komputer yang diserang tersebut.
  2. Sebuah usaha dalam bentuk serangan untuk melumpuhkan sistem yang dijadikan target sehingga sistem tersebut tidak dapat menyediakan servis-servisnya.
  3. Serangan yang diluncurkan untuk meniadakan servis (serangan terhadap availability).
  4. Aktivitas menghambat atau bahkan mematikan sebuah kerja layanan sehingga pengguna yang berhak atau berkepentingan tidak dapat menggunakan layanan tersebut.
  5. Sebuah usaha untuk membuat sumber daya komputer menjadi tidak bisa dipakai oleh penggunanya dengan menggunakan ribuan “zombie system” yang menyerang secara bersamaan.
  6. Serangan yang dilakukan hacker dengan merusak host atau servis yang ada sehingga host atau servis itu tidak dapat lagi berkomunikasi secara lancar di dalam network neighborhood-nya.
Contoh Kasus
  1. Awal Februari tahun 2000, sebuah serangan besar dilakukan sehingga beberapa situs web terkenal seperti Amazon, CNN, eBay, dan Yahoo! mengalami “downtime” selama beberapa jam.
  2. Oktober 2002, 9 dari 13 root DNS server diserang dengan menggunakan DDoS (Distributed Denial of Service) yang sangat besar yang disebut dengan “Ping Blood”. Pada puncak serangan beberapa server tersebut pada tiap detiknya mendapatkan lebih dari 150.000 request paket Internet Control Message Protocol. Untungnya serangan hanya dilakukan selama ½ jam saja, lalu lintas internet pun tidak terlalu terpengaruh dengan serangan tersebut.
  3. Februari 2007, lebih dari 10.000 server game online seperti Return to Castle Wolfenstern, Halo, Counter-Strike, diserang oleh grup hacker <<RUS>>. DDoS attack berasal dari 1000 lebih komputer yang terletak di negara bekas Uni Soviet. Kebanyakan berasal dari Rusia, Uzbekistan, dan Belarusia.
  4. Juli 2008, banyak blog milik blogger-blogger konservatif merasa mendapat serangan DoS hingga beberapa terpaksa harus offline.
  5. Lumpuhnya beberapa situs taruhan di Rusia yang mengakibatkan kerugian material yang tidak sedikit karena biasanya para hacker melakukan pemerasan terhadap pemilik situs tersebut untuk menyerahkan sejumlah uang yang diminta sebagai syarat untuk memberhentikan serangan yang mereka lakukan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar